Jenis Tanaman Hidroponik Untuk Ditanam Di Rumah

Jenis Tanaman Hidroponik Untuk Ditanam Di Rumah – Merupakan salah satu opsi bagi sebagian bangsa untuk bertanam di antara keterbatasan lahan. Sementara itu cara menanam hidroponik adalah metode bercocok tanam yang aman atau baik bagi lingkungan.

Jenis Tanaman Hidroponik Untuk Ditanam Di Rumah

Mungkin saja masih kebanyakan orang yang sangat asing dengan tanaman hidroponik. Tenang saja karena sudah dirangkum pembahasannya simak saja langsung pembahasan nya di bawah ini!

Apa itu Tanaman Hidroponik

Tanaman hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Penanaman hidroponik biasanya dilakukan di ruangan kaca dengan menggunakan media tanam air yang mengandung unsur hara.

Cara bercocok tanam ini menggunakan air sebagai media tanam yang mengandung unsur hara dan mineral tertentu. Dilansir dari buku Cara Menanam Model Urban Farming karya Rini Mastuti, metode hidroponik menjadi solusi bercocok tanam untuk mengatasi keterbatasan lahan atau lahan.

Tanaman hidroponik juga menjadikan buah dan sayur yang pastinya lebih sehat. Hal ini terbawa oleh cara tanam hidroponik yang ramah lingkungan, organik atau tidak menggunakan pestisida berlebihan.

Jenis Tanaman Hidroponik

Ada beberapa jenis sayuran yang cocok menggunakan media tanam hidroponik. Diambil dari berbagai situs berikut ini jenis tanaman hidroponik bersama pengertiannya.

1. Selada

sSelada yang biasa digunakan pada selada atau lalapan merupakan tanaman hidroponik. Selada mempunyai masa panen yang relatif singkat, sekitar 30 hingga 45 hari. Tipe selada yang paling sering dilestarikan merupakan selada daun merah dan selada daun hijau.

2. Mentimun

Mentimun merupakan salah satu tipe tanaman hidroponik yang bisa dilestarikan. Diutip dari laman Bibit Bunga mentimun membutuhkan perawatan ekstra untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Pastikan hidroponik ini terkena sinar matahari yang baik, wadah yang lebih besar seperti botol plastik besar.

3. Bayam

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran berdaun hijau dan mengandung mineral tinggi yang dapat dilestarikan dengan cara hidroponik. Umur panen bayam menjadi sayuran hidroponik perkiraan antara 26 hingga 29 hari. jika lebih dari yang diperkirakan bayam akan mempunyai rasa yang pahit.

4. Tomat

Tomat juga bisa ditanam dengan metode hidroponik. Sayuran ini memerlukan perhatian ekstra mulai dari benih bersertifikat, penyemaian, media tanam jenis cocopeat, dan perawatan rutin lainnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas tanaman tomat dan terhindar dari patogen.

5.Pak Choy

Pakcoy merupakan sayuran yang banyak mengandung mineral dan vitamin bisa ditanam dengan komposisi hidroponik. Kiat menanam yang terlihat mudah dilakukan. Masa panen pak choy juga relatif singkat, yakni sekitar 30 hari.

6. Seledri

Sayuran seledri juga cocok ditanam sebagai tanaman hidroponik. Mengutip masoemuniversity.ac.id, benih seledri dapat ditanam dengan sistem sumbu, yaitu sistem pasif tanpa ada bagian yang bergerak dan larutan nutrisi dialirkan ke dalam media tanam dari wadah nutrisi dengan sumbu.

7. Sawi

Dikutip dari buku Bisnis Bibit Tanaman Hidroponik karya Vivi Nofita, sawi hijau merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa dibudidayakan secara hidroponik. Sawi mudah beradaptasi dengan jenis media tanam disekitarnya dan tahan hujan sehingga cukup subur sepanjang tahun.

8. Tomat Ceri

Tomat cherry bisa ditanam dengan metode hidroponik dan perhatian ekstra. Dikutip dari buku Cara Berbisnis Tanaman Hidroponik karya Devi Murti, tomat cherry membutuhkan sinar matahari lebih banyak dibandingkan tanaman lainnya. Jadi, pastikan ruang tanam hidroponik tomat ceri mendapat banyak cahaya. Tomat merupakan tanaman hidroponik yang dapat dipanen dalam waktu 8-14 minggu.

9. Paprika

Paprika merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dicari. Sayuran ini bisa ditanam dengan metode hidroponik dengan sistem sumbu. Waktu panen sekitar 85-90 hari setelah tanam.

10. Kangkung

Dikutip dari Buku Praktis Hidroponik karya Trubus Swadaya, kangkung merupakan salah satu sayuran yang bisa ditanam dengan metode hidroponik. Kangkung darat merupakan jenis yang bisa ditanam secara hidroponik.

Kangkung darat menggemari lingkungan tanam yang terbuka namun tidak terlalu panas. Hal ini dikarenakan cuaca yang terlalu panas membuat batang dan daunnya agak keras. Masa panen kangkung darat sekitar 20-25 hari setelah tanam.

11. Tomat

Tomat merupakan tanaman hidroponik yang tumbuh dalam larutan nutrisi. Hal penting yang harus dicermati dalam menanam tomat dengan hidroponik ialah memastikan sayuran tersebut mendapatkan intensitas cahaya yang lebih banyak. Tomat sudah bisa dipanen mulai 64 hari setelah tanam.

12. Cabai

Cabai juga bisa ditanam dengan metode hidroponik. Bibit cabai harus disemai terlebih dahulu, pada saat berumur 7-10 hari. Kemudian benih cabai harus dipindahkan ke media lain seperti sabut kelapa, rockwool, dan lain-lain. Setelah berumur 70 hari, cabai yang ditanam akan siap dipanen.

13. Daun bawang

Terakhir, daun bawang merupakan sayuran yang membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Oleh karena itu sayuran ini amat cocok untuk ditanam dengan cara hidroponik sebab memperlancar jalan pertumbuhannya.

Terutama jangan lupa pastikan daun bawang mendapatkan sinar matahari yang cukup selama 14 jam sehari. Waktu panen daun bawang relatif lebih singkat, hanya sekitar 6-8 minggu.

Kesimpulannya contohnya tanaman hidroponik merupakan hidroponik yang adalah suatu cara budidaya tanaman. Tanpa menggunakan tanah yang hanya memakai air dan unsur hara untuk menolong tumbuhnya tanaman. Tanaman yakni stroberi, tomat,, dan melon dapat dilestarikan dengan cara ini.

Meski pemeliharaan lebih semangat dibandingkan cara budidaya tanaman lainnya, namun cara hidroponik dinilai lebih praktis dan memberikan hasil yang baik. Oleh sebab itu bagi Anda yang sangat ingin berusaha budidaya tanaman hidroponik. Dianjurkan untuk mengerti metode yang benar agar mendapatkan hasil yang optimal.