Fungsi Rockwool Sebagai Media Hidroponik Dan Penggunaannya

Fungsi Rockwool Sebagai Media Hidroponik Dan Penggunaannya РRockwool merupakan kumpulan serat tipis yang berasal dari batuan basal pegunungan vulkanik. Berbagai macam rockwool dengan harga dan kualitas terbaik dari supplier terpercaya seluruh Indonesia bisa Anda temukan di sini.

Awalnya rockwool digunakan sebagai bahan pelapis dinding untuk memberikan efek kedap suara dan tahan panas, namun kini rockwool juga banyak digunakan sebagai media tanam hidroponik. Menjadi primadona media tanam hidroponik, secara umum rockwool sebagai media tanam dibedakan menjadi dua yaitu rockwool pertanian dan rockwool isolator yang berubah fungsinya menjadi rockwool hidroponik ideal.

Rockwool yang banyak digunakan sebagai media tanam hidroponik adalah rockwool isolator. Pada dasarnya barang ini umumnya dipakai sebagai tabung pendingin pada mesin AC atau air panas pada gedung bertingkat. Namun karena sifatnya yang tipis dan mudah hancur serta baik dalam penyaluran air dan unsur hara ke tanaman, rockwool jenis ini juga menjadi primadona para pecinta hidroponik.

Rockwool pertanian merupakan salah satu jenis rockwool yang banyak digunakan sebagai media tanam khusus pertanian. Dikenal luas sebagai salah satu bahan bangunan, benda ini ternyata juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik

Fungsi Rockwool Sebagai Media Hidroponik Dan Penggunaannya

Seperti yang diketahui, fungsi barang ini tidak hanya terbatas pada bahan bangunan saja. Pemanfaatannya kini banyak digunakan sebagai media tanam hidroponik. Rockwool bermanfaat untuk alat penyalur dan penyimpan air serta unsur hara yang baik bagi tanaman.

Selain itu rockwool juga dapat menunjang batang dan akar pada tanaman untuk mendapatkan proses pertumbuhan yang baik dan stabil.

KEUNGGULAN ROCKWOOL HIDROPONIK

Sebagai media tanam hidroponik, barang ini memiliki kelebihan. Berikut keunggulan Rockwol sebagai media tanam Hidroponik :

1. RAMAH LINGKUNGAN

Tidak butuh waktu lama rockwool akan hancur dan melebur menjadi akar ketika menjadi media tanam hidroponik. Kumpulan serat rockwool yang tipis membuatnya mudah hancur dan ramah lingkungan.

2. KETAHANAN AIR YANG LEBIH BESAR

Meski seratnya tipis, rockwool sebagai media tanam hidroponik memiliki keunggulan dibandingkan media tanam tanah.

Rockwool mampu menampung air 14 kali lebih banyak dibandingkan tanah.

3. BEBAS DARI HAMA TANAMAN

Selain mampu menampung air lebih banyak, Rockwol juga mampu melawan hama pada tanaman yang biasanya masuk melalui akar. Sehingga akar tanaman terbebas dari hama.

4. HEMAT DISINFEKTAN

Penggunaan Rockwool sebagai media tanam juga dapat mengurangi penggunaan disinfektan. Disinfektan biasanya digunakan untuk membunuh hama yang ada pada tanaman.

Karena rockwool mampu melawan hama pada akar tanaman. Biasanya pemakaian desinfeksi pada setiap tanaman hidroponik hanya digunakan pada bagian luar tanaman seperti daun dan batang. Hal ini menyebabkan pemakaian disinfektan lebih menghemat dalam pemakaian rockwool dalam metode tanam hidroponik.

5. PENYALURAN NUTRISI DAN AIR YANG BAIK

Karena seratnya yang tepos Rockwool cukup baik dalam membagikan nutrisi dan air ke dalam tanaman. Nutrisi dan air yang dimasukkan akan cepat menyebar ke seluruh bagian rockwool dan akar tanaman.

6. HARGA TERJANGKAU

Dengan banyaknya manfaat dan fungsi yang bisa didapat dari penggunaan rockwool, rockwool dianggap menjadi salah satu media tanam atau bahan yang harganya terjangkau.

Dibandingkan media tanam hidroponik lainnya, Rockwool dinilai lebih murah dan efektif.

CARA MEMASANG ROCKWOOL SECARA HIDROPONIK

Baik dipakai untuk bahan kedap suara maupun media tanam, Memasang rockwool tentu gampang untuk dilakukan. seperti media tanam hidroponik, pemasangan alat ini dapat dilakukan melalui tahapan sebagai berikut:

1. PILIH ROCKWOOL

Pemilihan rockwool untuk perangkat tanam hidroponik penting dilakukan sebelum memulai penanaman. Pilihlah rockwool yang kualitasnya bagus dan tidak dipotong-potong. Rockwool yang baik adalah rockwool yang tidak dipisahkan pada bagian-bagiannya.

2. MEMOTONG ROCKWOOL

Sesudah memilih dan memastikan kualitas rockwool, tahap selanjutnya adalah pemotongan. Tahapan pemotongan rockwool juga perlu mendapat perhatian khusus karena jika salah dalam proses pemotongannya, maka seringkali rockwool tidak dapat dimasukkan ke dalam navepot atau dengan kata lain rockwool tidak dapat digunakan.

Untuk penanaman dan penebaran benih, rockwool biasanya dipotong dadu berukuran 3√ó3 cm, 2,5 x 2,5 cm atau ukuran dadu lainnya sesuai dengan bentuk pot hidroponik yang digunakan.

Potong rockwool secara perlahan, khusus untuk rockwool yang berbentuk lembaran. Sehabis dipotong sesuai ukuran yang telah ditentukan, selanjutnya beri lubang tanam di tengah rockwool untuk menanam bibit.

3. PENANAMAN DAN PENYEBARAN BENIH

Langkah selanjutnya dalam memasang rockwool sebagai media tanaman hidroponik adalah dengan mulai melakukan penyemaian dan penanaman benih. Bibit tanaman ditempatkan pada lubang rockwool yang telah dibuat sebelumnya.

Gunakan tusuk gigi, lidi atau benda tusuk yang ujungnya runcing untuk memasukkan benih ke dalam lubang-lubang kecil yang telah dibuat pada rockwool.

4. MERAWAT TANAMAN

Sesudah benih tanaman disemai tahap berikutnya adalah merawat tanaman. Dalam langkah ini cara memberi pupuk, unsur hara, sari dan yang diperlukan tanaman wajib Anda kerjakan. Demi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Akses sinar matahari juga perlu Anda perhatikan agar bibit tanaman Anda mulai berganti membuat kecambah tanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

5. TRANSFER TANAMAN

Setelah merawat selama 10 hingga 14 hari dan menemukan tanaman tumbuh dengan baik, Anda dapat mulai melakukan transplantasi tanaman.

Tanaman yang sudah berukuran besar bisa dipindahkan ke media tanam hidroponik yang lebih besar atau pekarangan rumah biasa. Pada proses pencabutan, rockwool yang menyatu dengan akar pada tanaman juga dapat dipindahkan tanpa harus dicabut.

Singkatnya barang ini tidak hanya bisa digunakan sebagai bahan kedap suara pada bangunan saja. Saat ini pemakaian rockwool hidroponik makin bertambah yang menggunakannya. Demikianlah pembahasan tentang Apa itu rockwool sebagai media tanam.